
Gambar Abstrak Wisata Lampung dibuat AI
Bandar Lampung/ 29/01/2025. Provinsi Lampung selama ini dikenal sebagai gerbang Sumatera. Namun ironisnya, posisi strategis tersebut belum sepenuhnya diterjemahkan menjadi kekuatan ekonomi berbasis pariwisata. Lampung lebih sering menjadi wilayah lintasan ketimbang tujuan. Padahal, dengan kekayaan alam, budaya, dan letak geografis yang unik, pariwisata sejatinya dapat menjadi terobosan ekonomi utama yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Lampung memiliki banyak menyimpan Pesona pariwisata yang beragam dan menakjubkan, mulai dari pesona Ekowisata, Agrowisata, Wisata budaya, Adventure, Wisata margasatwa, dan edukasi. Namun potensi ini masih tersebar, belum terintegrasi, dan sering kali terhambat oleh masalah klasik: infrastruktur terbatas, promosi lemah, tata kelola belum profesional, serta minimnya keberpihakan kebijakan kepada masyarakat lokal.
Pariwisata jika dilihat dari sudut pandang ekonomi, maka potensu pariwisata lampung dapat dijadikan tulang punggung penggerak ekonomi berkelanjutan, pariwisata bukan sekadar sektor pendukung, melainkan strategi transformasi ekonomi yang mampu mengurangi ketergantungan pada sektor primer seperti pertanian mentah dan komoditas tunggal.
Pariwisata ketika dikelola dengan baik, maka pariwisata memiliki keunggulan sebagai ekonomi berbasis partisipasi rakyat. bagaimana tidak; sektor pariwisata dapat Menciptakan lapangan kerja langsung dan tidak langsung, dan dapat Menggerakkan UMKM, nelayan, petani, dan pelaku seni, dan tentunya dapat meningkatkan Pendapan Asli Daerah tanpa merusak lingkungan, malah akan memperindah Alam.
Maka agar pariwisata benar-benar menjadi solusi ekonomi, Lampung membutuhkan terobosan kebijakan, bukan sekadar event seremonial, pemerintah harus lebih detail lagi dalam mengambil kebijakan dalam sektor pariwisata. seyogyanya mampu mereorientasi kebijakan pariwisata yang bersifat seremonial menjadi kebijakan yang bersifat ekosistem, dengan cara meningkatkan partisipasi masyarakat dan menggandeng investor swasta.
Semoga lampung dapat menjadi epicentrum pariwisata yang tumbuh tanpa mengorbankan ekologi dan kearifan lokal. dan Semoga Pemerintah dapat memisahkan anomali pariwisata dan strategi pengembangan wisata.
*** Episode selanjutnya dengan tema “Anomali Pariwisata Lampung”.












